}

Monday, 13 August 2018

Apakah durian bawor adaptif dan hasilnya bagus selain di banyumas ?

Bagi anda yang masih ragu2 atau berencana menanam durian bawor, apakah adaptif dan hasilnya sama seperti di tempat asalnya yaitu di Banyumas ?

sebaiknya simak dulu video dibawah ini, ini adalah video dimana durian bawor bibit berasal dari banyumas yang di tanam dan berbuah di daerah Doro - kabupaten PEkalongan  tepatnya di kebun milik bapak Waryo pemilik WARYO DURIAN :


Jangan lupa subscribe dan like ya....terima kasih

Sunday, 5 August 2018

Durian bawor apakah aman untuk balita ?

Durian bawor merupakan durian yang dipopulerkan dari Banyumas - Jawa Tengah. Durian yang sudah disertifikasi dengan nama KROMO BANYUMAS ini sejatinya ada yang bilang merupakan durian dari Thailand dengan jenis Cane. Durian Cane sendiri masih mirip dengan jenis Monthong dengan ciri khas Durian besar, daging tebal rasa manis. Hanya saja bedanya Bawor (Cane) dengan Mothong adalah dari warna orange dan rasa lebih legit.

Begitu enaknya durian bawor ini banyak kalangan yang menggemarinya dari orang tua anak muda bahkan balita (bawah lima tahun) juga doyan dan gemar memakannya. Wajar saja karena memang rasanya luar biasa legit dan enak. Nah apakah durian aman jika dikonsumsi oleh Balita ?

jawabannya harus melakukan riset yang pajang serta penelitian yang mendalam. Saya sebagai pulis tidak merekomendasikan atau menyuruh, hanya aka berbagi pengalaman saja bersdasarkan yang anak saya makan ketika itu berumur kurang lebih satu tahun. Anak saya dalam sehari bisa menghabiskan 5 pongge (biji) buah durian bawor, dan akibatnya adalah........

lihat sendiri video link videonya dibawah ini......


VIDEO BALITA MAKAN DURIAN BAWOR


tolong jangan di bully tapi mohon masukannya yang positif

terima kasih...
salam maniak durian bawor

Sunday, 19 November 2017

Wisata Makan Durian Di Doro Pekalongan

buat sampean-sampean yang ingin berlibur bareng keluarga, bareng teman, atau pacar dan ingin mencicipi legitnya makan durian matang pohon asli dari doro, yang ingin wisata makan durian doro, yuk silahkan mampir di tempat kami "WARYO DURIAN", kami menyediakan berbagai macam durian lokal doro yang enak (matang pohon), untuk lokasi kami ada di desa suroloyo lemahabang, doro pekalongan:

bisa juga dengan menggunakan google map : ketik aja "WARYO DURIAN"
berikut beberapa foto koleksi kami :

1. Bawor
2. Lokal Unggulan
dan masih banyak lagi durian yang insyallah MAK NYUSSS...
bisa juga hubungi : WA 085722087290 or SMS 085799224941

Tuesday, 20 December 2016

Salah satu jenis durian lokal unggulan di Waryo Durian Doro

           Bicara jenis durian tidak akan ada habisnya, terutama jenis durian lokal. Yang dimaksud lokal menurut saya adalah buah yang memang asli dari daerah (lokal) tersebut. Umumnya durian lokal berasal dari biji yang kemudian tumbuh besar dan berbuah, maka buahnya tersebut dinamakan buah durian lokal...hehehe begitu kira-kira menutut saya.
          Pamor durian lokal khususnya lokal dari Indonesia "masih" kalah dengan durian import. Sebut saja Monthong misalnya, hampir semua pencinta durian tahu apa itu durian monthong. Durian lokal sebenarnya tidak kalah juga (dari segi kualitas buah). Akan tetapi belum ada yang memproduksi secara masal misalnya saja durian Matahari. Sehingga jumlah buah yang tersedia dipasaran masih jarang (bahkan mungkin tidak ada). Berbagai faktor bisa saja membuat kenapa durian lokal tidak dikenal.
          Bapak Waryo (petani durian) sudah puluhan tahun menanam berbagai jenis durian lokal unggulan, baik dari desa sendiri ataupun dari luar kota bahkan dari luar negeri (Chanee, Monthong dsb). Berbekal dari hobi sebagai petani durian, pak Waryo melakukan teknik sambung pucuk maupun teknik sambung sisip untuk menghasilkan buah durian yang beliau inginkan. Dari berbagai hasil okulasinya sudah banyak yang berbuah, diantaranya adalah durian yang akan saya perlihatkan dibawah ini.
          Penamaan yang belum terstrandar, dikarenakan bagi petani tradisional sering salah kaprah dalam penyebutan jenis tertentu. Ditiap daerah juga masih banyak durian dengan jenis sama namun penyebutannya berbeda. Salah satunya durian dibawah ini,
Koleksi Waryo Durian
Bapak Waryo sendiri menamainya durian "Kani", entah itu benar atau tidak (menurut sertifikasi bibit) yang jelas untuk buah yang satu ini selalu menjadi primadona. Pada setiap musim durian banyak pelanggan yang menanyakan apakah buah durian kani di waryo durian berbuah atau tidak?
Dari berbagai kota permintaan selalu berdatangan, namun untuk memenuhi kebutuhan dari lokal saja (desa suroloyo lemah abang doro dan sekitaranya saja belum tercukupi). Dikarenakan koleksi jenis ini masih sedikit, dan dimusim ini (2016-2017) hanya tersisa 1 butir saja. Overall salah satu koleksi durian di Waryo Durian yang satu ini layak untuk anda coba jika berkunjung ke Waryo Durian,
      Berikut kami sajikan fotonya dulu yaaaa......Gambar diambil pada bulan Desember 2016










Tuesday, 15 November 2016

Kenapa Durian jadi tidak manis rasanya ?

Berkebun tidak semudah yang dibayangkan, tidak seindah kisah-kisah petani yang sudah sukses, harus melewati 99 halangan dan 99 rintangan, hehehee.....kera sakti kale harus melewati itu.
Tapi bener loh berkebun itu tidak mudah, terutama berkebun buah-buahan. Ada aja permasalahannya, mulai dari pembibitan, pemupukan, perawatan buah dan pohon serta masih banyak lainnya. Contoh salah satu buah yang dikebunkan adalah Durian.
Durian --monthong utamanya-- sudah banyak dikebunkan di Indonesia, namun rasanya ada yang tidak manis/ hambarr. Durian lokal juga sama, kalau sudah memasuki musim hujam maka rasanya tidak semanis seperti musim kemarau. Untuk mempertahankan kualitas rasa seperti musim kemarau sangat sulit, bahkan bagi petani tradisional belum bisa menyeragamkan kualitas.
Khusus untuk durian misalnya, ketika masuk musim hujan seperti ini banyak petani yang tidak ke kebun melainkan berdoa, hehehe...
Nih saya copas tulisan dari teman di fb yaitu mas Kebon Nogo Agus Roma yang membahas mengenai mengapa durian jadi tidak manis rasanya, berikut tulisannya yang kurang lebih serti ini :
Kenapa kog Buah Durian rasanya hambar?
Saat ini banyak sekali yang tanam buah-buahan didepan rumah atau pekarangan, selain sebagai tanaman penyejuk, juga suatu kesenangan tersendiri apabila halaman rumah nampak rimbunnya buah buahan. Namun banyak yang kecewa karena tanaman buahnya tidak semanis yang diharapkan. Terkadang buah sampai rimbun dan tua, namun tidak laku alias tidak ada yang mau memetiknya karena rasanya yang tidak enak atau tidak manis. Sungguh sedih rasanya.
Ternyata ada beberapa sebab yang membuat buah tidak manis bahkan asam rasanya, antara lain:
1.Curah hujan tinggi atau tanah cenderung basah, curah hujan yang tinggi membuat buah mengandung banyak air sehingga rasa juga lebih hambar, disamping itu curah hujan tinggi membuat kondisi tanah menjadi asam sehingga membuat kondisi tanaman menurun.
2.Ketersediaan Unsur hara karena tidak pernah dipupuk, tumbuhan sama halnya dengan manusia, membutuhkan makanan yang lengkap untuk terus hidup dan bekerja/produktif, begitu pula tumbuhan membutuhkan pupuk untuk memenuhi kebutuhannya untuk tumbuh dan memproduksi buah. Salah satu pupuk yang bisa digunakan untuk mendukung buah menjadi manis yaitu Pupuk Pemanis Buah BrixUP.
3.Kondisi lingkungan atau ketinggian daerah, secara umum tanaman buah akan menjadi lebih manis apabila ditanam didaerah panas atau dataran rendah. Ini berlaku hampir disemua jenis buah buahan, oleh karena itu penghasil buah buah yang manis biasanya terkonsentrasi di daerah panas. Namun dengan pengkondisian khusus, tanaman di daerah dingin juga bisa menghasilkan buah yang manis, seperti pemakaian Green House dan pemakaian Pupuk Pemanis Buah.
Jadi apabila anda memiliki tanaman buah manga, belimbing, buah tin, buah naga, durian atau buah yang lain yang rasanya hambar, masih ada acara untuk membuatnya lebih manis.
Berikut tips membuat buah menjadi lebih manis:
1. Silahkan cek pH tanah, apabila pH dibawah angka 4, maka sangat diperlukan proses pengapuran atau penaburan kaptan/dolomit pada tanah. Cek setelah 3hari, apabila pH masih dibawah 4 maka perlu penambahan kaptan/dolomit.
2. Penyiraman dengan Pupuk yang mendukung untuk membuat buah lebih manis, bisa digunakan Pupuk Pemanis Buah BriXUP.
3. Apabila curah hujan tinggi, atur pola irigasi sehingga tanaman tidak tergenang air hujan, pemakaian mulsa plastik juga bisa menjadi solusi.
4. Usahakan tanah dibawah pohon lebih tinggi daripada tinggi tanah secara umum, hal ini untuk menjaga PH tanah.
Selamat mencoba